Peucang, Maldives ala-ala


Maret 2014, Peucang, UjungKulon, Banten. "Kopi mana kopi, lah listrik mati, genset mati, gak ada heater gak ada kopi". Pergi bentar beli kopi sachet Kapal Api, balik-balik udah nyala aja ini lampu. Oke, seduh kopi, buka laptop, colok harddisk, eh nemuin foto-foto jaman 2014. Well guys, i will tell you about my adventure at Peucang Island.

Refresh dulu pikiran sambil dengerin lagunya Coldplay. Mungkin akan lebih pas dengan lagu Hymn for the Weekend atau Adventure of a Lifetime. I 'm feeling drunk and high so high. Peucang, pulau terpencil yang masih jarang di kunjungi. Jumat, 28 Maret 2014 malam di Tebet, Jakarta Selatan. Dengan sebuah elf berkapasitas 20orang siap mengantar rombongan laki-laki yang masih terpontang-panting di bangsatnya Jakarta ini menuju pulau yang sebelumnya masih awam dan jarang di kenal oleh orang-orang seperti kita. Jam 11 malam berangkat menuju Sumur, dermaga kecil yang berisi rumah nelayan dan perahu kecil berkapasitas 20 orang yang berjasa mengantar rombongan ke pulau itu.

Ketemu Guide yang sebelumnya sudah janjian dan kita di arahkan untuk segera naik kapal tersebut. Pagi buta jam 5 sambil di temani sunrise indah, bercengkerama menikmati 3 jam perjalanan terombang-ambing di tengah lautan. Tak lama, matahari serasa di atas kepala saya. Oke, panas, panas banget karena memang kapal ini tidak ada penutup kepala.

Handeleum. Pulau pertama yang akan mengawali petualangan ini. Tempat registrasi dan tempat kita mendapat hiburan kanopi, sejenis perahu kecil yang kita kemudikan sendiri tanpa guide. 3 jam disini, bergegas kita ke tujuan awal.

Peucang. Lebih dari sekedar pulau terpencil, lebih dari sekedar pulau yang indah, tapi memang disinilah kadang anda akan merasakan surga kecil milik Tuhan yang harus di nikmati selama masih ada didunia ini. Istirahat sejenak menikmati pulau dan sedikit gangguan dari babi hutan dan monyet. Menelusuri pulau selama 3 jam dengan di akhiri ujung pulau yang begitu indah. Ombak yang menggelegar, karang yang jelas transparan dari atas dan birunya laut akan menghilangkan rasa kejombloan itu.

Cidaun. Ya, kita ngecamp disini selama satu malam. Dan dilanjutkan dengan snorkeling hari berikutnya. Nemo dan Dori sudah di temukan disana. Bukan lagi finding Nemo atau finding Dori, tapi Nemo and Dori founded. Wow, amazing beach with amazing fishes.

Pengalaman menarik, segilintir cerita, frame-frame manis untuk meme pun didapat, apalagi kalo bukan untuk mempererat persahabatan dengan olokan-olokan yang garing tapi renyah.

Well, cerita ini akan teringat sampai nanti dan sampai anak saya nanti. Terimakasih Tuhan sudah menciptakan gambaran surga kecil di dunia ini. Nice trip, Nice adventure.

See you next trip.


Awan Argoho

Instagram